Bentuk interaksi manusia dengan alam di bawah ini yang berdampak negatif ialah?

Pengertian Efisiensi Trafo

Pengertian Efisiensi Trafo

 

pengertian efisiensi trafo

Pengertian Efisiensi Trafo – Trafo atau transformator merupakan perangkat untuk mengubah tegangan. Fungsinya untuk menurunkan tegangan ataupun menaikkan tegangan sesuai kebutuhan.Perhitungan efisiensi trafo diperlukan agar bisa meminimalisir rugi daya yang terjadi. Nah untuk itu pada artikel kali ini akan membahas mengenai pengertian efisiensi trafo secara lengkap.

Pengertian Efisiensi Trafo (Transformator)

pengertian efisiensi trafo

Trafo (Transformator) yang ideal yaitu trafo yang mempunyai 100% efisiensi yakni trafo yang tidak terjadi kehilangan daya sama sekali.

Tetapi trafo yang ideal atau yang sempurna ini hampir bisa dikatakan tidak mungkin akan tercapai, hal ini dikarenakan adanya beberapa faktor yang menyebabkan terjadi kerugian atau kehilangan daya.

Faktor-faktor tersebut diantaranya yaitu faktor yang disebabkan oleh inti besi yang biasanya disebut dengan Core Loss atau Iron Loss dan faktor yang disebabkan oleh kumparan atau lilitan pada trafo itu sendiri yang biasanya disebut dengan Copper loss.

Kerugian Daya/Kehilangan Daya pada Trafo

Kerugian atau kehilangan daya pada trafo ini disebabkan oleh dua faktor utama yakni faktor Core Loss (inti besi) dan faktor Copper Loss (kumparan).

Kerugian daya/kehilangan daya pada trafo ini sering disebut juga dengan rugi daya atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Power Loss.

Core Losses/Iron Losses

Core Losses atau Iron Losses adalah kehilangan daya pada transformator yang dikarenakan oleh inti besi transformator itu sendiri.

Terdapat dua faktor yang menyebabkan terjadinya Core Loss yakni kerugian arus Eddy (Eddy Current) dan kerugian histeresis (Hysteresis loss).

Pada dasarnya kedua kerugian ini tergantung pada sifat magnetik bahan yang digunakan untuk konstruksi ini transformator (trafo).

  • Kerugian Arus Eddy (Eddy Current Loss– Pada Trafo (transformator), arus listrik AC yang dipasok ke kumparan primer akan membentuk fluks medan magnet yang bergantian. Apabila fluks medan magnet tersebut terhubung ke kumparan sekunder maka akan menyebabkan induksi gaya gerak listrik atau biasa dikenal dengan induksi GGL. Namun terdapat pula beberapa bagian fluks magnet yang menginduksi ke bagian konduktor lainnya yakni ke inti besinya Trafo (transformer Core) tersebut yang kemudian akan menyebabkan sirkulasi arus kecil didalamnya. Arus tersebut disebut dengan arus Eddy (Eddy Current). Karena Arus Eddy inilah beberapa energi akan terdisipasi dalam bentuk panas.
  • Kerugian Histerisis (Hysterisit Losses– Kerugian histeris pada trafo ini disebabkan oleh pembalikan magnetisasi pada inti transformator. Kehilangan atau kerugian ini tergantung pada volume dan kadar besi yang digunakan untuk konstruksi ini besi trafo, frekuensi pembalikan magnetik dan nilai kerapatan fluks.
TRENDING:  Yang bukan syarat kemasan yang baik adalah?

Copper Losses

Copper Losses adalah kehilangan daya pada trafo yang diakibatkan oleh resistansi pada kumparan atau lilitan pada trafo itu sendiri.

Copper Loss pada kumparan primer yaitu I12R1 dan Copper Loss pada kumparan sekunder yaitu  I22R2. Dimana I1 dan I2 adalah arus pada masing-masing kumparan primer dan kumparan sekunder.

Sedangkan R1 dan R2. adalah resistansi pada masing-masing kumparan primer dan kumparan sekunder.

Kehilangan daya yang diakibatkan oleh Copper Loss ini adalah sebanding dengan kuadrat arus dan arus ini tergantung pada beban.

Maka dari itu kehilangan Copper Loss pada trafo ini juga akan bervariasi tergantung pada beban yang diberikan pada trafo.

Rumus Efisiensi Trafo (Transformator)

Rumus efisiensi trafo yang biasa digunakan yaitu :

pengertian efisiensi trafo

Keterangan :

N : Efisiensi transformator
Vs : Tegangan sekunder (volt)
Vp : Arus pada kumparan sekunder (ampere)
Ip : Arus pada kumparan primer (ampere)

Rumus-rumus turunan untuk efisiensi trafo lainnya :

N = (Ws/Wp x 100%)

atau

N = (Ps/Pp x 100%)

atau

N = (Ns.Is/Np.Ip x 100%)

atau

N = (Ns.Is/Np/Ip x 100%)

Keterangan :

N : Efisiensi transformator
Ws : Energi sekunder (output)
Wp : Energi Primer (input)
Is : Arus sekunder
Ip : Arus primer
Ns : Lilitan sekunder
Np : Lilitan primer

Bagian-Bagian Trafo (Transformator)

pengertian efisiensi trafo

Sebuah transformator pada prinsipnya terdiri dari 3 bagian utama yaitu :

  • Inti besi (inti magnetik)
  • Kumparan primer (Np) merupakan kumparan tempat masukkan tegangan mula-mula
  • Kumparan sekunder (Ns) merupakan sebuah tempat dialirkannya tegangan hasil.

Contoh Soal Perhitungan Efisiensi Trafo

Sebuah transformator dengan tegangan input (tegangan primer) yaitu 220V dan tegangan output (tegangan sekunder) yaitu 110V sedangkan arus inputnya yaitu 1A dan arus output yaitu 1,5A. Berapakah efisiensi trafo tersebut?

Diketahui :

Vp : 220V
Ip : 1A
Vs : 110V
Is : 1,5A

N : ?

Jawab :

N : (Vs x Is / Vp x Ip) x 100%
N : (110V x 1,5A / 220V x 1A) x 100%
N : 165 / 220 x 100%
N : 75%

TRENDING:  Sebutkan faktor-faktor kegagalan dalam wirausaha.kecuali?

Efisiensi trafo tersebut adalah 75%

Post: portaljabar.id

Sumber: kamuharustahu.com